SELAMAT DATANG DI DUNIA PUTRI, JANGAN SERIUS-SERIUS YAAAA BACANYA, SERIUSIN PACAR KAMU AJAA~

Kamis, 23 Oktober 2014

CIRI-CIRI PASANGAN YANG TIDAK SETIA

Banyak pengertian setia dalam bahasa yang diumumkan walau gak umum, semisal setia adalah selingkuh tiada akhir, Setia : setiap tikungan ada. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia setia adalah berpegang teguh pada janji dan pendirian. Sedangkan tidak setia berarti tidak berpegang teguh pada janji dan pendirian. Kenapa orang tidak setia, banyak faktor yang mempengaruhi seseorang tidak setia baik kepada pasangannya ataupun kepada janjinya.

Faktor yang mempengaruhi kepribadian seseorang:

1. "Faktor Pembawaan"
Faktor pembawaan adalah faktor yang diperoleh dari keturunan atau didapat dari sejak dia lahir. Ada tipe tipe orang yang yang memang tidak bisa setia pada pasangannya karena memang dari sononya sudah diberikan bekal untuk tidak puas dengan sesuatu yang didapatkan (pinginnya sesuatu yang baru dan fresh) walaupun itu manusiawi, namun ada seseorang yang bisa mengendalikan nafsunya ada juga yang tidak bisa mengendalikannya.

2. "Faktor Lingkungan"
Faktor lingkungan juga mempengaruhi kepribadian seseorang, semisal jika berasal dari lingkungan masyarakat dan sekolah yang tidak kondusif (semisal lingkungannya atau temen-temennya suka ganti-ganti pasangan sehingga menyebabkan dia berupaya menunjukkan tajinya untuk mengikuti jejaknya) contoh saja. Masih banyak lagi faktor yang mempengaruhi seseorang tidak setia.

Berikut ciri-ciri orang yang bisa di bilang mengarah ke faktor tidak setia menurut beberapa sumber yang gue rangkum jadi satu :)

1. "Kalau bicara suka bohong"
Faktor utama seseorang yang tidak setia adalah suka berbohong, ciri-ciri orang yang berbohong kelihatan dari matanya yang tidak berani melihat mata lawan bicaranya karena telah melakukan sebuah kesalahan. Makanya kenapa gue kalo ngajak ngobrol orang selalu mantengin matanya, karena sedikit banyak gue bisa tau lawan bicara gue lagi bohong atau nggak cuma diliat dari matanya.

2. "Mudah bosan dengan sesuatu"  
Jika dilihat dari kebiasaannya, semisal sering berganti-ganti hanphone, dalam artian bukannya mengikuti trend tapi ganti seasalnya saja, termasuk suka ganti-ganti nomer handphone, ganti-ganti hobi dll. Suka berganti-ganti baju tidak termasuk ya, kalo gak suka ganti baju itu namanya jorok-_-

3. "Status di media sosial yang tidak konsisten"
Status disocmed yang tidak konsisten dan biasanya menunjukkan seseorang yang tidak setia kepada satu pasangan saja. Seperti tidak menunjukan si dia sudah punya pasangan atau dia tidak mau kalau orang-orang tau dia udah punya pasangan, wajib diwaspadai karena bisa saja banyak yang dia incar disocmednya tersebut. Tapi menurut gue jaman genee orang lebih frontal, mau lagi pake PP berdua pasangan juga kalo mau modus juga tetep bisa modus. Ini yang level tidak setianya udah tingkat dewa.

4. "Tidak mau terbuka dengan pasangannya"
Maksudnya terbuka bukan berarti harus semuanya dibuka ya, namun keterbukaan terhadap sesuatu yang perlu untuk diketahui pasangan, semisal "dari mana, mau kemana, habis sama siapa, atau ada telpon dari siapa dll" jika ditanya hal tersebut selalu berbelit-belit dalam menjawabnya, ya mending lo jadi jomblo aja deh ya, daripada stress. Karena bisa dipastikan seseorang yang ketika ditanya pasangannya dia menjawab dengan gagap atau ragu-ragu, ada yang disembunyikan didalamnya.

5. "Pemarah (dalam konteks bukan faktor pembawaan atau bukan kena darah tinggi)"
Ketika kita lagi tanya dia, tapi dia malah marah-marah terhadap sesuatu hal yang tidak penting entah hanya untuk mengalihkan pembicaraan/menyembunyikan kesalahannya bisa dipastikan dia habis macem-macem! Atau dia malah berbalik menyalahkan kita. Yaelah bro, mending jadi jojoba. Jomblo jomblo bahagia..

6. "Tidak menghargai perasaan pasangannya"
NAH INI YANG PALING PENTING BROOO!! Dia menjalin hubungan atau memberikan nomor handphone/contact lain yang bersifat pribadi kepada lawan jenis yang tentunya tidak ada hubungannya dengan pekerjaannya atau teman bisnisnya, ini terjadi karena dia selalu ingin mencoba menguji apakah pesonanya tetep ada TANPA BERPIKIR kalau hal itu akan menyakiti pasangannya DAN hal itu merupakan AWAL DARI PERSELINGKUHAN. Kenapa gue bisa bilang gitu? Loh, bukannya awal dulu lo sama dia juga cuma teman biasa, berawal dari tukeran nomer, kontek-kontekan lalu berhubungan lebih lanjut hingga saat ini? Coba dipikir lagi..

7. "Melakukan pendekatan kepada teman dekatnya"
Ciri-ciri pasangan yang tidak setia berikutnya adalah mereka mendekati teman dekatnya, agar menarik perhatian dan membuat pasanganya cemburu (mungkin) tapi lama-lama jadi keenakan dan keterusan deh.

8. "Pasangan kamu sering mendapat telpon-telpon dari orang-orang 'asing' "
Kadang ada orang yang pinter bisa mematikan/membuat telponnya dalam keadaan “silent”, jadi jikalau si selingkuhannya telpon, pasti gak akan ketauan sama lo. Kadang juga mungkin dia tidak mematikan telponnya, tapi tiap hape dia bunyi langsung buru-buru diliat atau mungkin kebetulan ada yg telpon terus dia ngangkatnya sembunyi-sembunyi tapi selalu memberikan alasan ke lo kalo itu orang kantor atau klien atau orang lain terus dia cepet buat cerita bohong untuk menutupinya.

9. "Sok baek"
Ini adalah satu ciri-ciri yang mungkin patut dicurigai oleh orang yang suka selingkuh. Saking dia ga mau ketauan, dia malah berbuat sebaliknya. Dia malah tiba-tiba jadi romantis, entah ngasih kado atau ngelakuin hal yang lo seneng dengan tiba-tiba. Hal itu dia buat biar dia gak ketauan lagi menjalankan 'misi' karena lo berpikir dia baik-baik saja~

10. "Lebih doyan dandan, centil, dan metroseksual"
Yahhhh ga musti sampe metroseksual sih, tapi pokoknya dia jadi lebih suka dandan deh. Keluar kemana aja, meskipun cuman ke pasar ataupun ke mall tapi bukan acara penting, dia bisa-bisanya dandan make gel sama parfum atau kalo buat yang cewe jadi lebih centil yang tadinya tomboy jadi suka makeupan. Ya kalo tiba-tiba berubah gak seperti dia biasanya ya perlu dicurigakan.

11. "Sering ga konsen dan kurang fokus"
Lo padahal lagi cerita soal keseharian lo tadi ngapain aja, eh, dia malah asik ngelamun sambil maenin sedotan minumannya dan senyum2 sendiri atau kalau lo ajak ngomong jadi gak nyambung kayak ada yang lain lagi dipikirin tapi pas lo tanya dia bilang "gak ada apa-apa atau gak kenapa-kenapa".

12. "Banyak 'barang bukti' yang dia hapus"
Hari gini yekan orang-orang udah pada pake hape canggih. Mau lo abis ngapain aja dan lo hapus entah sms, chat, tlp dll tetep bakal ada di hape lo. Mungkin orang-orang masih banyak yang gak ngerti ya caranyaaa? Hahaha gue doang berarti yang kepo maksimal sehingga mendapatkan berbagai cara untuk mengetahui apa yang ingin gue ketahui B))) ya samalah kayak leptop apa yang udah lo hapus tetep ada di recycle bin? Ya kira-kira begitulah. Nah, kalo dia udah hobby hapus-hapus itu biar gak ketauan sama lo. Berati emang ada yang disembunyiin kan? :)))

13. "Pasangan lo gak bolehin/ketakutan pas lo pegang hapenya"
Wah, biasanya pasangan yang tidak setia itu melarang pacarnya untuk memegang hapenya. Atau mungkin buat yang takut pacarnya curiga tetep dibolehin pacarnya liat tapi sambil diawasin kali-kalo gitu dia ada yang lupa ngapus hahaha fak banget yeay.

14. "Memiliki banyak teman lawan jenis"
Emang salah punya temen lawan jenis? Ya nggaklah. Tapi menurut sumber yang gue baca ciri-ciri orang yang mudah berselingkuh itu yaitu orang yang bisa berhubungan dengan banyak lawan jenis dalam satu waktu. Curiga berlebihan ya jangan tapi waspada boleh..

15. "Dia mudah berjanji tapi sulit membuktikan"
Yang suka ngobral janji kayak "aku rela disengat ubur-ubur demi kamu yang" yah udah deh ngalamat dia bukan tipe orang yang setia karena orang yang setia tidak pernah membuat janji tapi langsung membuktikan dengan perbuatan. Orang yang benar-benar setia tidak pernah banyak bicara tapi langsung melihatkan bahwa mereka bersungguh-sungguh tidak hanya bermain-main dalam menjalani hubungan tersebut.

Naah itu kira-kira beberapa ciri-ciri pasangan yang tidak setia.
Kalo ada beberapa yang sama kayak pasangan lo coba diomongin baik-baik. Tapi kalo emang semuanya pasangan lo banget berarti lo punya kesempatan buat mendapatkan pasangan yang lebih baik lagi :)
Ada sedikit wejangan dari gue, jangan habiskan waktumu untuk orang yang tidak setia kepadamu, sesungguhnya mereka telah memberikan jalan agar kamu mendapatkan yang lebih baik daripada dia :)
Karena orang-orang yang pandai berselingkuh akan selalu menemukan cara untuk tetap berselingkuh.
Dan seandainya mereka berjanji untuk tidak berselingkuh lagi, mereka akan tetap berselingkuh jika ada kesempatan lagi.

Buat yang tau ciri-ciri pasangan berselingkuh lainnya yang belum gue tulis disini boleh tulis dikomentar :)

Thankies. Bye :*

Rabu, 24 September 2014

Seberkas Kenangan

Ketika pertama kali bertemu, bersatu dalam janji.
Seakan dunia hanya milik kita berdua.
Seakan alam pun berdendang ria, memandang kita ceria.
Bahkan aku sempat berfikir bahwa aku terlahir ke dunia hanya untuk membuatmu bahagia.
Meski terkadang harus ku korbankan segenap jiwa dan raga.
Walau terkadang aku harus menderita, kecewa, dan terluka.
Tapi aku tetap mencintai dirimu apa adanya.

Wahai belahan jiwaku, masih ingatkah kamu?
Ketika kita bernyanyi bersama di sore itu,
Kau tersenyum mesra kepadaku.
Dan indahnya sinar bulan. Ingatkah kamu?
Ketika kita makan malam bersama di malam itu.
Kau menatapku dengan keindahan sorot matamu.
Namun semua itu kini hanya seberkas kenangan untukku.
Yang masih terkemas rapi dalam setiap ingatanku.
Meski terkadang aku harus merasakan pilu.
Dilubuk hati yang terdalam ku masih sangat menyayangimu.

Kamis, 04 September 2014

Untuk Papa

Untuk Papa disana,

Papa adalah laki-laki pertama yang aku cintai. Papa adalah pahlawanku dan lenganmu adalah tempat pertama dimana aku merasa begitu nyaman dan terlindungi.

Terimakasih karena telah mendengarkanku. Bisa berbagi cerita denganmu dan menunjukkan sisi terlemahku adalah hal penting bagiku untuk tumbuh menjadi seorang wanita. Papa punya semua saran yang kubutuhkan, ataupun sekedar untuk menghapus air mataku kala aku bersedih.

Terimakasih karena telah bekerja begitu keras. Papa telah memberi rasa aman padaku sehingga kini aku berusaha untuk mandiri saat kau telah pergi.

Terimakasih karena menerimaku apa adanya. Di luar sana ada banyak pria yang selalu menuntutku menjadi wanita sempurna, tetapi hanya Papa laki-laki yang menerimaku apa adanya, mendorongku untuk menjadi diriku sendiri dan menerima apa yang ada dalam diriku.

Terimakasih untuk waktu yang Papa berikan untukku. Mengantarkan dan menjemputku ke sekolah, mengambilkan rapotku, mengajakku bermain, membelaku saat ada teman yang menghinaku. Aku tahu Papa pasti capek, tapi waktu yang Papa berikan untukku membuatku merasa menjadi segalanya.

Terimakasih untuk omelan-omelan kecil karena kenakalanku. Meskipun menjengkelkan, aku tahu itu cara lain Ayah untuk mengatakan, "Aku khawatir padamu, aku ingin kamu baik-baik saja."

Terimakasih untuk tegas dan loyal karena Papa mengajarkanku bagaimana menghadapi kerasnya dunia tanpa menggunakan tangisan sebagai senjata meluluhkan lawan. Terimakasih karena membentukku menjadi karakter yang kuat yang menghargai dan menghormati diriku sendiri.

Rasanya rasa terimakasih ini tidak bisa terucapkan dan tertulis semua di sini. Begitu banyak pengorbanan dan kasih sayang yang Papa berikan untukku. Aku tahu Papa adalah manusia biasa yang jauh dari sempurna. Tapi bagiku Papa adalah ayah paling sempurna yang mengajariku pelajaran hidup berarti.

Tak peduli siapapun laki-laki yang akan mendampingiku lagi kelak, aku akan selalu mencintaimu. Tidak peduli berapapun usiaku, I'll always your daddy's little girl.

I love you, Pa.

Kamis, 28 Agustus 2014

Kesetiaan Yang Dikhianati

Aku tidak pernah meminta untuk dicintai oleh siapapun.
Lebih baik aku hanya dikenal daripada dicintai hanya untuk dikhianati.
Begitu hancur perasaan ku kini.
Bagaimana bisa kesetiaan dan kejujuran yang selalu aku tanam harus ku tuai dengan pengkhianatan?
Aku bukan wanita yang suka mengemis untuk dikasihani.
Aku hanya butuh untuk dimengerti.
Jika sudah ku korbankan seluruh jiwa dan raga kenapa aku harus terluka dan kecewa?

Semakin sering hati ini tergores, semakin tipis rasa yang ada.
Mungkin dulu, hatiku begitu sakit saat tau kau khianati.
Tapi tidak begitu untuk sekarang ini.
Aku mulai terbiasa atau mungkin membiasakan diri dengan apa yang terjadi.
Sayang semua sudah terlanjur.
Tidak dapat aku akhiri lagi.

Bagaimana bisa hubungan awal yang masih indah tapi dikhianati?
Aku tidak membayangkan jika beberapa tahun ke depan apa yang akan terjadi jika awal saja telah kau khianati.
Mungkin semua salah tidak terletak padamu. Tapi padaku..

Aku terlalu berharap lebih padamu. 
Aku terlalu percaya padamu.
Aku menaruh hatiku pada tempat yang salah.
Semua memang salahku.
Andai dapat ku putar waktu, aku lebih memilih untuk tidak masuk kedalam kehidupanmu.
Bukan, bukan aku tak mencintaimu.
Tapi aku lebih mencintai hatiku sendiri yang harus selalu menahan luka karenamu.

Selasa, 05 Agustus 2014

Think Twice Before You Speak

"Think twice before you speak, because your words and influence will plant the seed of either success or failure in the mind of another."

- Napoleon Hill

Mungkin quote diatas udah basi alias udah sering kita denger.
Tapi kenapa masih banyak orang yang kalo mau ngomong gak pernah dipikir dulu.
Kalo cuma buat bercanda okelah ya, gue gak mempermasalahkan.
Tapi kalo hal-hal pribadi seseorang atau hal-hal yang gak patut buat dibicarakan kenapa masih aja diucap ya?
Kadang apa yang kita anggap sepele itu bisa aja penting buat orang lain.
Kita gak bisa menyamakan isi pikiran kita dengan siapapun.
Kalo hal yang kita ucap tanpa kita sadari bikin sakit hati orang lain gimana?
Mungkin orang itu bakal diem aja tapi dalem hati dia ngebatin.
Ya gue lah contohnya.
Dikatain apa aja gue diem.
Kenapa?
Kalo gue bales sama aja dong gue gak punya otaknya kayak yang ngatain?
Contohnya,
Sekarang gue bahagia.
Banyaaak banget timbul omongan, gara-gara pacar gue kayalah, gue tinggal enaknya doanglah, apa-apa diturutinlah.
Laahhhh ketauan amat siriknya.
Kemaren-kemaren gue gak bisa makan pada kemana lo?
Giliran orang bahagia, dinyinyirin.
Lagian emang tau cowo gue kayak gimana, kerjaannya apa dan lain lain?
Emang tau kalo alhamdulillah online shop yang gue bangun dari 3 tahun yang lalu itu hasilnya gak kalah sama gaji-gaji lo?
Emang lo pikir gue gak kerja terus gak bisa menghasilkan uang?
Gak tau kannn?
Tapi hebat banget ya pada bisa ngebahas.
Ya berarti sih hidup gue ada kemajuan, gak kayak orang-orang yang terlalu sibuk sama hidup orang lain jadi lupa ngurusin hidupnya sendiri.
Itulah makanya gue rada tertutup sama orang.
Gue gak pernah ngomong duluan kalo gak diajak ngomong.
Karena apa?
Kita diem aja masih jadi bahan omongan orang apalagi kita banyak omong.
Karena kalo kita bergaul sama sekelompok orang yang suka ngomongin orang, saat kita gak lagi ngumpul, gantian kitalah yang diomongin.
Saran gue sih ya, gak usahlah banyak omong, ngurusin hidup orang lain itu gak penting, kalo orang lain bahagia aturan kita ikut seneng.
Selama orang itu gak ngusik dan gak minta makan sama kita kenapa kita harus ribet?
Jujur sih ya kalo ada orang yang asal jeplak tentang hidup gue tuh bawaannya emosi banget apalagi itu orang gak tau hidup gue kayak gimana, gimana susahnya ngebangun hidup dari bawah, gimana susahnya saat cuma tinggal sama anak gue yang masih bayi sedangkan umur gue masih 21tahun, mungkin lo lo pada diumur segitu masih seneng-seneng pake duit orangtua, lah gue udah muter otak gimana caranya buat menuhin hidup gue dan anak gue.
Dan saat sekarang hidup gue udah lebih maju, mereka-mereka yang gak peduli saat gue jatuh kenapa sekarang pada muncul dengan nyinyiran-nyinyiran itu?
Aturan jaman semakin maju, pikiran orang juga harus lebih maju.
Percuma kalo bertitle tapi hanya sebatas ijazah.

Senin, 04 Agustus 2014

Keluarga

"Kamu tidak bisa memilih dikeluarga seperti apa kamu dilahirkan, tapi kamu bisa memilih keluarga seperti apa yang akan kamu bentuk." - Kei Savourie

Aku lahir disebuah keluarga yang tidak harmonis, dan akupun besar dikeluarga yang tidak utuh.
Sebuah keluarga yang tidak diinginkan siapapun untuk menjadi bagiannya.

Menyesal?
Tentu tidak.
Aku tidak akan menyesali hal yang tidak dapat aku pilih.
Tentu bukan mauku tapi aku tau Tuhan tidak akan memberikan cobaan melebihi kekuatan umatnya.
Dan mungkin aku adalah salah satu umat yang Tuhan yakin mampu untuk melewati cobaan seperti ini.

Saat masih taman kanak kanak, disaat anak seusiaku bisa merasakan kehangatan sebuah keluarga tapi bagiku, pertengkaran ditengah keluarga adalah makanan sehari-hari.
Mungkin pada saat itu aku belum mengerti, tapi aku bisa merasakan dan semua itu tersimpan dalam memori hingga saat ini.

Tapi sekali lagi, aku tidak pernah menyesal.
Aku mempunyai seorang ayah yang hebat, sayang saja saat ini ayahku sudah berada ditempat terbaiknya disana.
Ayah yang sangat sayang pada anak-anaknya, ayah yang bertanggung jawab, ayah yang sabar dan tidak pernah mengeluh seberat apapun hidup yang harus ia lalui.
Bagaimana dengan ibuku?
Ah sudahlah, aku tidak bersemangat menceritakannya.

Kini, aku sudah memiliki satu anak.
Hal yang menimpaku awalnya aku tak ingin anakku juga merasakannya.
Tapi apa daya, mungkin semua ini sudah digariskan Tuhan untukku.
Saat aku tak dapat memiliki orangtua yang utuh, akupun harus mengulang kesalahan orangtuaku dulu.

Sekarang aku mengerti.
Mungkin perpisahan itu tidak baik tapi lebih tidak baik lagi kalau memaksakan sesuatu yang sudah tidak sejalan.
Mungkin semuanya terlalu cepat, baru 1tahun 8bulan usia anakku.
Tapi itu lebih baik karena dia tak perlu melihat dan mendengar apa yang seharusnya tidak dia tau sama sepertiku, dulu.

Sedih?
Mungkin..
Baru saja aku melewati hari lebaran tanpa keluarga.
Hanya berdua dengan anakku didalam kamar.
Disaat yang lain bisa bersama dengan keluarganya, entah suami, ayah, ibu atau saudara mereka.
Iri?
Ya, aku hanya manusia biasa..
Aku juga menginginkan hal seperti itu.
Betapa bahagianya memiliki keluarga, karena menurutku harta yang paling indah itu hanya keluarga, harta yang tidak dapat kita tukar dengan apapun.

Aku tidak pernah mengeluh, aku selalu menutup semua kesedihanku dengan senyuman
Aku selalu membuat orang meringis walaupun sebenarnya hatiku sedang menangis
Aku selalu membuat orang tertawa walau sebenarnya hatiku sedang terluka.
Aku hanya ingin semua orang disekitarku tidak merasakan hal yang sama denganku.

Aku hanya berharap, semoga suatu saat nanti aku punya keluarga seperti yang aku impikan, ada ayah, ibu dan anak-anaknya tentu saja dengan kehangatan didalamnya bukan pertengkaran yang sering aku rasakan dulu..

Jumat, 01 Agustus 2014

Kekerasan Dalam Pacaran

Wah… masih pacaran aja udah ada kekerasan, apa lagi menikah ya???
Btw, apa ya yang di maksud dengan KDP atau istilah kerennya dating violence itu?

Kekerasan Dalam Pacaran adalah suatu tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual atau psikologis, termasuk ancaman tindakan tertentu, pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang, baik yang terjadi di depan umum atau dalam kehidupan pribadi.

Setiap pasangan pasti pernah mengalami cek-cok, tapi satu hal yang harus dipahami adalah kita harus dapat memisahkan antara adu pendapat yang biasa terjadi dengan kekerasan dalam pacaran. Belum yakin apakah hubungan kita termasuk kategori kekerasan dalam pacaran? Coba cek lima tipe di bawah ini:

Fisik
Kekerasan fisik adalah jenis yang paling nyata. Bentuknya dapat berupa memukul, menonjok, menampar, menggigit, menendang dan tindakan lain yang melukai secara fisik. Jika kamu melihat orang yang kamu sayangi memiliki luka memar, luka sundutan rokok, luka yang tampak seperti goresan karena perkelahian, cobalah untuk mengajaknya bicara dan dengarkan.

Mental
Kekerasan mental terjadi saat seorang pacar secara terus-menerus menekan pasangannya. Mereka bisa jadi mengancam, atau menuduh orang lain mengkhianatinya. Hal ini dapat berbahaya bagi pikiran dan dapat menyebabkan hubungan tak sehat. Semisal: “Kalau kamu ninggalin aku, aku akan bunuh diri.”

Emosional
Tipe pacar semacam ini kerap melakukan kekerasan untuk mengontrol perilaku, kepribadian, dan kehidupan pasangannya. Mereka menghancurkan semangat cewek atau cowoknya. Hal ini disebut sebagai kekerasan emosional. Contoh: “Kamu nggak boleh jalan dengan dia.”

Seksual
Kekerasan seksual tak diinginkan termasuk menyentuh, mendesak seseorang untuk berhubungan seksual, atau bahkan memerkosa. Ya, perkosaan adalah perkosaan, bahkan jika kalian dalam relasi pacaran. 

Finansial
Kekerasan finansial melibatkan keuangan. Jika pasanganmu menggunakan kartu kreditmu tanpa izin, memaksamu mentransfer gajinya langsung ke rekeningnya, dll

Kalau udah ngomongin mitos, pasti ada rasa percaya ga percaya. Hati-hati lho, ada beberapa mitos yang belum tentu benar, bahkan terkadang menyesatkan.

Beberapa contoh:

- Bahwa cemburu maupun kekerasan dari pacar bentuk perhatian do’i ke kita dan tanda bukti kalau dia cinta sama kita
(Itu sih bukan bukti cinta, tapi upaya mengontrol serta membatasi agar kita patuh dan tunduk agar mau mengikuti keinginan do’i)
- Kalau si do’i sudah minta maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi, maka korban sudah aman, dan berikir si do’i gak akan ngulangi perbuatannya lagi.
(Kekerasan umumnya terjadi seperti siklus atau lingkaran yang terus kembali pada pola lamanya. Sesudah melakukan kekerasan pelaku sering meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Sebaiknya jangan mudah percaya deh, soalnya janji – janji itu sulit dipercaya)
- Setelah melakukan kekerasan terhadap kita, si do’i akan semakin mesra
(Mesra dari mana? Jelas – jelas dia  melakukan kekerasan. Jadi kalau mau mesra tiap hari, tiap hari juga harus melakukan tindakan kekerasan. Pandangan yang seperti ini biasanya buat keliru)
- Setelah punya pacar, maka pasangan kita berhak melakukan apa saja, karena itu sudah menjadi miliknya.
(Eitss…. Siapa bilang? Tak seorang pun berhak atas diri kita, selain kita sendiri. Pasangan kita pun tidak berhak memperlakukan diri kita seenaknya)

Tanamkan dalam diri bahwa kita berhak atas tubuh dan jiwa kita, tak seorangpun berhak menggugat.
Harus berani berkata “TIDAK”, jika dia mau melakukan kekerasan.
Waspada dengan rayuan dan janji – janji manisnya.
Jika sudah menjadi korban kita berhak marah, dan segera melaporkannya ke pihak berwajib.

So…. Kekerasan dalam pacaran emang ada. Namun, kebanyakan saat sedang jatuh cinta, kita menganggap bahwa pacar kita adalah segalanya dan membuat kita rela diperlukan atau melakukan apapun demi si dia. Taw gak sih? Cemburu berlebihan, membentak, memaki, memukul, menampar, itu semua bukan bentuk rasa cinta, tapi KEKERASAN :')

Sumber:
1. https://id.berita.yahoo.com/blogs/newsroom-blog/fakta-mengenai-kekerasan-dalam-pacaran-pada-anak-muda-075850590.html
2. http://kisara.or.id/remaja/kdp-kekerasan-dalam-pacaran.html